Apa Itu Kapas dan Bagaimana Sejarah Penggunaan Kapas

Apa Itu Kapas? - Kapas adalah serat yang diperoleh dari berbagai spesies tanaman kayu dan merupakan serat alami yang paling penting dan banyak digunakan di dunia. Negara-negara penghasil kapas terkemuka adalah Cina (produsen terbesar dunia), Amerika Serikat, India, Pakistan, Brasil, dan Mesir. Produksi kapas dunia pada awal tahun 1990-an adalah sekitar 21 juta ton (19 juta metrik ton) per tahun. Konsumen kapas terbesar di dunia adalah Amerika Serikat dan Eropa.



Sejarah


Kapas adalah salah satu tanaman budidaya pertama, dan telah menjadi bagian dari budaya manusia sejak zaman prasejarah. Ada bukti bahwa tanaman kapas dibudidayakan di India selama 5.000 tahun yang lalu. Spesimen kain katun setua 5.000 tahun telah ditemukan di Peru, dan para ilmuwan telah menemukan spesimen tanaman kapas berusia 7.000 tahun di gua-gua dekat Mexico City, Meksiko.




[caption id="attachment_3081" align="aligncenter" width="989"]Kapas Tertua ditemukan di Peru Kapas Tertua ditemukan di Peru | Sumber https://www.sciencenews.org/article/oldest-indigo-dyed-fabric-found[/caption]

Tanaman kapas


Kapas merupakan tanaman pertanian, tetapi juga dapat ditemukan tumbuh liar. Ada lebih dari 30 spesies tanaman kapas, tetapi hanya 4 yang digunakan untuk memasok kapas dunia. Tanaman kapas tumbuh pada ketinggian 0,9 hingga 1,8 meter, tergantung pada spesies dan wilayah di mana ia tumbuh. Daunnya berbentuk hati, berlubang, dan berurat kasar, agak menyerupai daun maple. Tanaman ini memiliki banyak cabang dengan satu batang pusat utama. Secara keseluruhan, tanaman berbentuk cone atau piramida.


Benih-benih tanaman kapas terkandung dalam kapsul, atau bolls. Setiap biji dikelilingi oleh 10.000 hingga 20.000 serat lunak, putih atau krem. Setelah boll matang akan pecah terbuka, serat mengering dan menjadi tabung berongga kecil yang berputar, membuat serat sangat kuat.




[caption id="attachment_3082" align="aligncenter" width="431"]Tanaman Kapas Tanaman Kapas[/caption]

Tumbuh, panen, dan pengolahan


Kapas membutuhkan musim tanam yang panjang (dari 180 hingga 200 hari), cuaca cerah dan hangat, banyak air selama musim pertumbuhan, dan cuaca kering untuk panen. Kapas tumbuh di dekat khatulistiwa di iklim tropis dan semi- tropis. Tanaman kapas terkena banyak hama serangga, termasuk kumbang penggerek.


Selama berabad-abad, panen dilakukan dengan tangan. Kapas harus dipetik beberapa kali di musimnya karena kapas tidak semuanya matang pada saat yang sama. Gin kapas, yang diciptakan oleh penemu Amerika Eli Whitney (1765-1825) pada tahun 1793, memekanisasi proses pemisahan biji dari serat dan merevolusi industri kapas.


Sebelum menggunakan gin, kapas yang dipanen dikeringkan dan dimasukkan melalui peralatan pembersih yang menghilangkan daun, kotoran, ranting, dan bahan yang tidak diinginkan lainnya. Setelah dibersihkan, serat-serat panjang dipisahkan dari biji dengan kapas gin dan kemudian dikemas. Kapas diklasifikasikan berdasarkan stapelnya (panjang serat), kerataan (warna), dan karakter (kehalusan). Di pabrik tekstil, serat kapas dipintal menjadi benang dan kemudian ditenun atau dirajut menjadi kain. Di pabrik minyak, minyak biji kapas diekstraksi dari biji kapas untuk digunakan dalam minyak goreng, sabun, dan kosmetik.


Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Kapas dan Bagaimana Sejarah Penggunaan Kapas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel