Pengertian Materi Gelap (Dark Matter) dan Sumbernya

Pengertian Materi Gelap - Materi gelap adalah istilah yang digunakan para astronom untuk menggambarkan materi di alam semesta yang tidak memancarkan atau memantulkan cahaya dan karenanya, tidak terlihat. Bintang, nebula, dan galaksi adalah contoh benda bercahaya di langit. Namun, materi bercahaya tampaknya hanya merupakan sebagian kecil dari semua materi di alam semesta, mungkin hanya hingga 10 persen. Sisanya adalah dingin dan gelap, tersembunyi dari pandangan langsung manusia.


Cara utama materi gelap dapat dideteksi adalah dengan mengamati efek gravitasi pada benda-benda di dekatnya. Meskipun materi gelap tidak bersinar, namun tetap mengerahkan gaya gravitasi pada materi di sekitarnya. Para astronom percaya bahwa materi gelap adalah "lem kosmik" yang menyatukan galaksi-galaksi yang berputar cepat dan mengendalikan laju di mana alam semesta mengembang.



Bagaimana kita bisa tahu apa yang tidak bisa kita lihat?


[caption id="attachment_3121" align="aligncenter" width="960"]Pengertian Materi Gelap Pengertian Materi Gelap[/caption]

Memahami sesuatu yang tidak bisa dilihat itu sulit, tetapi itu bukan tidak mungkin. Para astronom masa kini mempelajari materi gelap dengan efeknya pada materi terang yang dapat diamati. Pada tahun 1930-an, astronom Swiss Fritz Zwicky pertama kali menunjukkan bahwa materi gelap pasti ada. Zwicky mengklaim bahwa massa materi yang diketahui di galaksi tidak cukup besar untuk menghasilkan gaya gravitasi untuk menyatukan sekelompok galaksi. Setiap galaksi independen bergerak dengan kecepatan yang terlalu besar bagi galaksi untuk tetap berada dalam satu cluster. Namun galaksi-galaksi itu tidak saling berpaling. Mereka harus disatukan oleh medan gravitasi yang diciptakan oleh massa yang tidak terdeteksi.


Lebih dari 40 tahun kemudian, astronom Amerika Vera Rubin menemukan bahwa prinsip yang sama berlaku di dalam satu galaksi. Massa bintang saja tidak memiliki tarikan gravitasi yang cukup untuk menyatukan galaksi. Dia menemukan bahwa bintang-bintang di penjuru galaksi berputar di sekitar pusat galaksi dengan kecepatan yang sama dengan bintang-bintang yang dekat dengan pusat. Rubin menyimpulkan bahwa beberapa substansi tak terlihat yang besar mengelilingi galaksi, mengerahkan gaya gravitasi pada semua bintangnya.




Istilah untuk diketahui


Lubang hitam: Titik tunggal dari massa dan gravitasi tanpa batas terbentuk ketika sebuah bintang masif membakar bahan bakar nuklirnya dan runtuh di bawah gaya gravitasinya sendiri.

[irp posts="2858" name="Apa Itu Black Hole? dan Bagaimana Bentuknya"]

Brown dwarfGumpalan gas langit tidak besar dan cukup panas untuk memicu reaksi nuklir pada intinya yang akan diklasifikasikan sebagai bintang.

Partikel subatomik: Unit dasar materi dan energi yang lebih kecil dari atom.

Katai putih: Inti padat, samar-samar bercahaya yang mati ketika bintang berukuran sedang berhenti terbakar.


Sumber materi gelap?


Para astronom hanya dapat berspekulasi tentang komposisi materi gelap. Salah satu sumber materi gelap mungkin difusi, "halo" gelap gas di dalam dan di sekitar galaksi yang meningkatkan massa mereka. Lain mungkin objek gelap yang disebut MACHOs (MAssive Compact Halo Objects) yang bersembunyi di lingkaran cahaya di sekitar galaksi dan kluster galaksi. MACHO adalah planet atau bintang yang terbuat dari materi biasa yang terlalu samar untuk diamati secara langsung. Namun dapat bertindak sebagai lensa gravitasi dan memperbesar kecerahan bintang yang lebih terang di belakangnya.


Para astronom juga menganggap bahwa materi gelap mungkin merupakan lubang hitam supermasif (titik tunggal dari massa tak terbatas dan gravitasi yang terbentuk dari runtuhnya bintang masif yang terbakar) di pusat galaksi. Lubang hitam ini mungkin berkontribusi beberapa ratus juta atau bahkan satu miliar massa matahari ke galaksi di mana mereka berada. Satu lagi kemungkinan sumber materi gelap adalah WIMP (Weakly Interacting Massive Particles), partikel eksotis dan asing yang mungkin ada di sekitar kita. Para astronom telah berteori tentang keberadaan partikel-partikel ini, meskipun percobaan belum mengkonfirmasi keberadaan mereka.


Pencarian kebenaran tentang materi gelap terkait erat dengan pertanyaan-pertanyaan luar biasa lainnya dalam kosmologi yaitu, berapa banyak massa yang terkandung dalam alam semesta? Bagaimana galaksi terbentuk? Akankah alam semesta mengembang selamanya? Materi gelap sangat penting untuk memahami ukuran, bentuk, dan nasib akhir alam semesta sehingga pencariannya kemungkinan besar akan mendominasi astronomi sampai sebuah jawaban ditemukan.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Materi Gelap (Dark Matter) dan Sumbernya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel